Cara Mengatasi Bulu Kucing Rontok

Kucing adalah salah satu hewan berbulu yang sering mengalami kerontokan bulu. Perhatikan saja saat kamu menyisir bulu kucing setiap hari, pasti ada bulu yang rontok dan menempel di sisir. Jika hanya 1-3 helai nggak masalah, tapi kalau banyak bulu yang rontok, bisa menyebabkan kebotakan. Akibatnya, bulu kucing jadi pitak dan nggak cantik lagi. Kalau bulu kucing terlanjur rontok parah, bagaimana cara mengatasinya? Kamu cukup melakukan 5 cara mengatasi bulu kucing rontok di bawah ini.

1. Buatlah Kucing Bahagia

Penyebab paling utama kucing mengalami kerontokan bulu adalah kucing sedang stres. Ketika sedang stres, kucing sering melakukan over grooming.

  • Kucing menjilati bulu secara berlebihan.
  • Kucing menggaruk-garuk telinga, leher dan kepala secara berlebihan.
  • Kucing menggosok-gosokan tubuhnya ke suatu benda secara berlebihan.

Akibatnya, bulu kucing banyak yang rontok dan menyebabkan kebotakan pada bagian tubuh tertentu.

Maka dari itu, kamu harus membuat kucing bahagia agar kucing tidak mengalami stres. Berikut cara membuat kucing bahagia agar kucing bulu kucing tidak rontok:

  • Ajaklah kucing bermain dan jalan-jalan. Secara naluri, kucing itu hewan pemburu, di mana kehidupannya adalah berburu dan bertualang. Jika kucing hanya diam di rumah dan tidak diajak bermain, maka stress level kucing akan tinggi. Pelampiasannya pada over grooming dan kabur dari rumah.
  • Berikan makanan lezat (snack kucing) seminggu 2-3 kali. Kucing itu seperti manusia, di mana, suasana hati naik turun setiap harinya. Dengan memberikan makanan lezat, hormon Dopamin, Serotonin, Oksitosin di dalam tubuh akan naik sehingga stress level kucing menurun. Dan kucing jadi bahagia. Kucing yang bahagia akan jadi lebih sehat dan jarang mengalami kerontokan bulu.
  • Berikan ruang bermain khusus yang dilengkap dengan scratching post, cat condo dan mainan kucing. Ruang bermain juga perlu untuk kucing. Karena dengan adanya ruang bermain, energi negatif di dalam tubuh kucing dapat disalurkan di tempat yang tepat. Kucing tidak lagi over grooming. Dengan begitu, kucing lebih sehat dan jauh lebih bahagia.

Catatan: Membuat kucing bahagia adalah kunci agar kucing tidak mengalami kerontokan bulu akibat stres. Selalu perhatikan stress level kucing agar kamu bisa memilih solusi yang tepat.

2. Lakukan Grooming Kucing secara Teratur

Cara lain untuk mengatasi bulu kucing yang rontok adalah grooming kucing. Grooming kucing adalah tindakan perawatan tubuh kucing secara rutin untuk menjaga kesehatan kuku, bulu, kulit mantel, telinga, hingga mata kucing. Bisa di bilang, grooming kucing adalah perawatan lengkap untuk merawat penampilan kucing.

Kenapa grooming kucing bisa menjadi solusi kerontokan bulu kucing? Hal ini karena kebanyakan pemilik kucing yang tidak menjalankan grooming kucing, biasanya memiliki kucing yang tidak terawat dengan baik.

  • Kucing terserang kutu dibiarkan.
  • Telinga kucing berbau karena invasi kutu telinga dibiarkan.
  • Kucing garuk-garuk sepanjang hari akibat infeksi jamur dibiarkan.
  • Ada benjolan penyakit tidak terdeteksi.
  • Tubuh kucing kotor dan bau malah diacuhkan.

Kalau semua hal tersebut kamu biarkan, kualitas kesehatan kucing akan menurun. Akibatnya, kucing mudah terserang penyakit kulit sehingga bulu kucing rontok parah.

Cara mengatasi bulu kucing yang rontok karena kucing tidak terawat ya grooming kucing secara teratur. Jika kamu belum tahu grooming kucing, kamu bisa menggunakan jasa grooming kucing di petshop, biayanya 50.000-250.000. Minimal kamu melakukan grooming kucing 1 bulan sekali. Jika kamu ingin berhemat dan ingin melakukan grooming kucing sendiri, kamu bisa belajar dari tutorial grooming kucing ini.

Dengan mengikuti tutorial tersebut, kamu akan paham perawatan (kuku, bulu, badan, mata hingga telinga) kucing yang benar. Langsung saja pelajari dan praktikkan. Dengan begitu, kucing kamu akan segera sembuh dari kerontokan bulu.

3. Ganti Makanan Kucing ke Kualitas Premium

Penyebab kerontokan bulu kucing selanjutnya adalah kualitas makanan kucing yang rendah. Kualitas makanan kucing yang rendah membuat kucing kekurangan nutrisi. Jika terjadi dalam jangka waktu lama, kucing akan kekurangan gizi dan mengalami malnutrisi.

Malnutrisi ini membuat akar rambut pada bulu kucing melemah. Akibatnya, bulu-bulu kucing gampang tercabut dari akarnya. Sampai akhirnya, terjadi kerontokan parah dan kebotakan.

Untuk mengatasi hal tersebut, kamu perlu mengganti makanan kucing ke kualitas premium. Di mana, makanan kucing premium akan memberikan protein, kalori, lemak esensial dan taurine yang cukup. Dengan demikian, kucing jadi lebih sehat, akar rambut kuat dan terawat dan bulu kucing kembali lebat.

Saat kamu mengganti makanan kucing, lakukan secara perlahan. Biar saluran pencernaan kucing tidak kaget. Sedikit demi sedikit kamu ganti. Mulai dari makanan basahnya dulu. Baru makanan kering kucing juga kamu ganti. Sampai akhirnya seluruh makanan kucing kamu ganti ke makanan kucing premium.

Contoh merek makanan kucing premium di pasaran:

  • Royal Canin.
  • Proplan.
  • Frieskies.
  • Wellness.
  • Orijen Cat.

Jika kamu punya budget berlebih, pilih makanan kucing grain free. Makanan kucing grain free memiliki sumber protein hewani yang berkualitas. Memberikan banyak nutrisi ke kucing. Dengan begitu, bulu kucing yang rontok akan segera teratasi. Dan bulu kucing akan jadi lebih lebat, dan bagus.

4. Basmi Jamur dan Scabies yang Menyerang Kulit Kucing

Pada uraian sebelumnya saya memberitahukan bahwa infeksi jamur pada kucing dapat menyebabkan kerontokan bulu. Ini benar. Karena infeksi jamur akan merusak jaringan kulit di sekitarnya, akibatnya tidak ada bulu kucing yang bisa tumbuh subur di area tersebut.

Selain infeksi jamur parasit, ada juga penyakit scabies. Scabies adalah penyakit kudis yang menyerang lapisan kulit bagian dalam. Kulit kucing terlihat seperti berkerak dan seluruh bulu di sekeliling kudis tersebut akan rontok.

Pengobatan infeksi jamur dan scabies cenderung butuh waktu lama. Paling cepat 2 minggu dan paling lama 2 bulan. Itu baru masa penyembuhan dari jamur dan scabies, belum pemulihan bulu kucing yang botak.

Catatan:

1. Pengobatan scabies biasanya lewat media suntik. Tinggal bawa kucing ke dokter hewan dan dokter hewan akan menyuntikkan obat scabies.

2. Pengobatan jamur pada kucing bisa melalui salep dan sampo anti jamur. Kamu hanya perlu melakukan pengobatan rutin sesuai anjuran dokter hewan.

Untuk pemulihan bulu kucing yang botak, biasanya area bulu yang rusak dicukur terlebih dahulu. Baru dikasih minyak penumbuh rambut. Jika dibarengi dengan makanan bernutrisi tinggi, bulu kucing akan kembali lebat dalam waktu 1 bulan.

5. Berikan Vitamin agar Bulu Kucing Kembali Lebat dan Kuat

Ada kalanya, kamu sudah melakukan cara 1-4 tapi bulu kucing tetap rontok. Jangan panik, kemungkinan kucing kamu sedang ganti bulu. Kucing memiliki siklus alami untuk merontokkan bulunya.

  • Pertama, kucing merontokkan bulunya saat ganti bulu.
  • Kedua, kucing telah berumur cukup tua.
  • Ketiga, kucing merontokkan bulunya karena kucing akan melahirkan. Biasanya kucing yang akan melahirkan merontokkan bulunya agar sarangnya jadi hangat.
  • Terakhir, musim dingin. Artinya, naluri kucing yang kedinginan adalah membuat sarang yang hangat. Jika dia tidak mendapatkan bahan yang nyaman dan hangat, kucing biasanya akan merontokkan bulunya untuk menghangatkan sarangnya.

Kalau kamu mendapati kondisi demikian, kamu hanya perlu memberikan vitamin saja. Nggak usah panik, cukup kasih suplemen multivitamin saja. Nanti, bulu-bulu kucing yang rontok akan segera tumbuh lagi. Dan akan tumbuh bulu baru yang lebih bagus, berkilau dan lembut.

Beberapa vitamin bulu kucing yang bagus, di antaranya:

  • Minyak ikan. Cara pakainya tinggal teteskan ke mulut kucing saja.
  • Minyak VCO. Cara pakainya tinggal oleskan minyak VCO ke area bulu kucing yang rontok. Minyak VCO akan menutrisi rambut kucing agar semakin lebat dan cantik.
  • Fluffy Cat. Obat perawatan bulu kucing agar lebat, indah dan berkilau.

Sepertinya itu saja 5 cara mengatasi bulu kucing rontok dengan cepat. Jika kamu punya metode lain yang lebih baik, yuk, saling berbagi informasi dengan berdiskusi di kolom komentar di bawah. Saya tunggu ya!

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *