Cara Merawat Burung Kenari

Serinus Canaria atau burung kenari merupakan salah satu burung yang banyak dipelihara karena mempunyai suara yang bagus. Terlebih lagi cara merawat burung kenari pun sangatlah mudah, sehingga membuatnya memiliki banyak penggemar.

Burung ini pun mempunyai variasi warna bulu yang bervariasi dengan kombinasi yang unik. Suara burung Kenari sangat variatif dengan naik turun nada yang mempunyai ritme irama lagu yang baik.

Berikut ini adalah beberapa cara merawat burung kenari yang baik dan benar:

1. Mengenal Karakter Dasar Burung Kenari

Cara-merawat-kenari-umur-2-bulan-agar-Cepat-gacor

Menurut website hewany.com hal mendasar yang perlu kalian ketahui sebelum membeli burung kenari adalah mengenal karakteristik dari burung kenari itu sendiri. Beberapa diantaranya ialah sebagai berikut:

  • Mudah beradaptasi.
  • Penyanyi & petarung. Jika burung kenari mendengar suara burung kenari yang lain atau melihat burung sejenisnya, maka ia akan dengan akan langsung gacor.
  • Sangat mudah untuk naik birahinya. Bisa disebabkan karena pakan yang kurang tepat, dijemur berlebihan, melihat kenari betina.
  • Mudah jinak.
  • Tidak mudah stres.

2. Kenali Burung Kenari yang Sehat

Untuk kalian yang baru ingin memelihara burung kenali, kenali beberapa tanda burung kenari yang sehat sebelum kalian membelinya, antara lain:

  • Mempunyai nafsu makan tinggi dan lincah.
  • Paruhnya tebal, pangkalnya besar, lebar, serta panjang.
  • Memiliki leher yang berisi dan padat.
  • Sayapnya terlihat mengapit dan rapat.
  • Cengkraman kakinya terlihat kuat.
  • Burung jantan memiliki suara yang lebih kencang dan juga keras.

3. Membuat Burung Nyaman

jual-burung-kenari

Faktor kenyamanan burung juga dapat mempengaruhi tingkat rajin tidaknya si burung berbunyi.

Maka dari itu, kalian perlu mengetahui beberapa kondisi yang dapat membuat si burung kenari merasa tidak nyaman, diantaranya ialah sebagai berikut:

  • Pakan & air minum yang tidak diperhatikan. Contoh: Burung kenari kekurangan air dan makan karena malas untuk menggantinya.
  • Sangkar yang kotor.
  • Lokasi menggantang sangkar yang sering terpapar polusi udara (asap motor, asap pembakaran sampah).
  • Terlalu sering digantang.
  • Berada di dekat AC, kipas angin, dan blower.
  • Terganggu dengan kehadiran bintang lain (kucing, tikus, dan yang lain).
  • Berada di dekat burung yang bersuara lebih keras.
  • Menggantung sangkar di tempat yang terlalu lembab.

3. Pakan Burung Kenari

Berikut adalah beberapa jenis makanan burung kenari yang dapat diberikan kepada burung kenari, antara lain:

a. Bijian mix

Pakan utama burung kenari yaitu canary seed. Namun kalian juga bisa memberikan biji – bijian yang sudah dicampur dengan bijian yang lain seperti jagung atau niger seed.

b. Asinan

Makanan asinan ini diberikan untuk mencukupi kebutuhan kalsium pada burung. Contoh asinan: Tulang sotong.

c. Sayuran dan buah – buahan

Beberapa sayuran dan buah – buahan yang baik untuk diberikan kepada burung kenari yaitu:

  • Daun selada
  • Daun sawi
  • Gambas
  • Mentimun
  • Paprika
  • Wortel
  • Buah ape
  • Buah pir
  • Jagung muda.

d. Roti kering

Selain beberapa makanan di atas, burung kenari juga bisa diberikan makanan berupa roti kering. Namun dengan catatan: Tidak mengandung kandungan gula dan garam yang tinggi.

e. Telur dan Kroto

Pada keadaan tertentu, kedua makanan ini sangat diperlukan guna menunjang pertumbuhan sekaligus mengoptimalkan vitalitas fungsi – fungsi pada organ burung kenari.

f. Egg food

Egg food merupakan salah satu makanan yang dapat menambah stamina pada burung kenari.

Pemberian makanan jenis ini dapat berupa telur rebus yang telah dipotong – potong kemudian dicampur dengan bji – bijian atau bahan pakan yang lain.

Agar burung dapat gacor, maka kalian dapat memberikan jenis makanan ini beberapa hari sekali untuk penggati makanan utama.

g. Dedaunan

Berikut ini adalah beberapa dedaunan yang dapat kalian berikan kepada burung kenari agar gacor, antara lain:

  • Daun ginseng jawa.
  • Daun binahong.
  • Daun dewa.
  • Daun krokot.
  • Daun mengkudu.

h. Porsi pakan

Jangan memberikan makanan secara berlebihan, sebab hal tersebut akan berdampak buruk pada kesehatan dan juga penampilan si burung kenari.

Tak hanya membuat si burung menjadi gemuk, namun porsi pakan yang berlebihan dapat membuat burung kenari malas berbunyi.

Porsi pakan yang baik adalah 1/3 cepuk pakan untuk pakan biji – bijian.

Burung kenari juga dapat mengalami nyilet/ kurus, beberapa penyebabnya antara lain: Kekurangan gizi, mengalami cacingan, kandang yang tidak standar, dan infeksi saluran pencernaan. Segera berikan obat dan perbaiki kandang burung kenari kalian apabila si kenari mengalami nyilet.

4. Mandi, Jemur, Jaga Kebersihan

menjemur-burung

a. Memandikan burung kenari

Kalian dapat memandikan si burung kenari di dalam sangkar dengan cara disemprot. Atau jika sudah dekat dengan kalian, kalian dapat memnadikannya dengan cara dipegang dan dibasuh secara perlahan.

b. Menjemur burung kenari

Selesai mandi, kalian dapat menjemur burung kenari di bawah sinar matahari. Tidak perlu kalian beri pakan, kecuali pakan tambahan berupa daun – daunan.

Waktu terbaik untuk menjemur burung ialah pagi hari sebelum pukul 10.30.

Kemudian setelah sinar matahari dirasa cukup terik, kalian pindahkan burung kenari di tempat yang lebih teduh sembari diberikan pakan berupa biji – bijian.

c. Membersihkan sangkar

Sangkar yang bersih akan membuat burung kenari terhindar dari gangguan parasit atau tungau.

Kenari yang sudah terinfeksi dari tungau ini tidak akan mampu berkicau dengan baik lagi, bahkan akan malas berbunyi dan cenderung diam.

Membersihkan sangkar dapat kalian lakukan ketika burung kenari sedang dimandikan.

5. Memberikan Multivitamin

Kebutuhan pakan yang selalu tercukupi pada setiap harinya akan membuat burung kenari lebih aktif serta rajin untuk berkicau.

Dan untuk menambah kebutuhan nutrisinya, kalian juga perlu memberikan suplemen tambahan diantaranya seperti pemberian TestoBirdBooster/ TBB yang dapat merangsang burung supaya lebih rajin untuk berkicau.

6. Membeli Burung Kenari yang Sudah Aktif Berkicau

Sebab harganya yang jauh lebih murah, banyak orang yang tertarik untuk membeli burung kenari bakalan/ anakan.

Tetapi untuk merawat burung bakalan hingga rajin berkicau akan memerlukan waktu yang cukup panjang. Terlebih lagi, burung kenari akan baru pecah suaranya pada saat ia sudah berumur 6 bulan atau lebih.

Apabila kalian tidak sabar untuk merawatnya, maka kalian dapat membeli burung kenari yang sudah aktif berkicau (umur 5 – 6 bulan).

Untuk kalian yang gemar memaster kenarinya dengan menggunakan lagu – lagu isian yang diinginkan, maka sebaiknya kalian membeli kenari yang berumur di bawah itu.

7. Memelihara Lebih Dari Satu Burung

Memelihara-Lebih-Dari-Satu-Burung

Untuk memancing supaya burung kenari bisa lebih rajin berbunyi, maka kalian dapat memelihara lebih dari satu burung di dalam rumah.

Dengan begitu, burung kenari akan mudah terpancing untuk saling bersahutan.

8. Pemasteran

Pemasteran merupakan suatu proses pembelajaran untuk burung agar mau berkicau dengan cara mendengarkan suara burung kenari lain yang sudah bagus.

Baik itu dengan memakai burung kenari yang memang sudah gacor secara langsung dengan cara menggantang sangkarnya di dekat kenari yang akan di master atau dengan cara memakai suara Mp3 yang telah di putar lewat smartphone.

Pamasteran ini bertujuan agar burung kenari hafal terhadap suara yang sering didengarkannya dan meningkatkan kualitas kicauannya.

Tips:

  • Kalian bisa memberikan pemasteran dengan menggunakan suara Ciblek, Blacktrouth, maupun suara Kenari gacor.
  • Waktu terbaik pemasteran: Siang, sore, serta malam hari.
  • Apabila kalian memakai suara MP3, maka kalian lakukan dengan menggunakan suara yang pelan namun tetap terdengar. Hal tersebut terbukti dapat membuat hasil pemasteran agar lebih maksimal.
  • Letakkan burung kenari pada tempat yang tenang sewaktu pemasteran.
  • Pemasteran dilakukan minimal 2 sampai 3 jam dalam satu hari.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *