Cara Merawat Motor Matic

Saat ini di Indonesia sudah banyak pengguna motor matic. Walaupun sebelumnya motor matic ini hanya sering digunakan oleh kaum Hawa, namun saat ini kaum Adam pun banyak yang memilih skuter matic untuk tunggangannya sehari-hari.

Semakin maraknya pengguna motor matic di Indonesia, pada kesempatan kali ini kami selaku pemilik dari website ini akan memberikan tips dan trik bagaimana cara merawat motor matic yang baik dan benar.

Mungkin terlihat sepele, tapi perlu diketahui perkara ini tidak boleh dianggap sepele. Kenapa? Karena jika kita lalai akan satu hal pada perawatan motor matic, maka motor tersebut akan mudah rusak dan performa mesinnya akan berkurang.

Sebagian dari teman-teman pasti ada yang tahu bagaimana cara perawatan yang baik dan benar, bukan begitu? Nah, teruntuk kamu yang belum mengetahuinya silahkan simak ulasan berikut ini.

Simak baik-baik ya.

Perawatan Motor Matic

cara merawat motor matic
  1. Diusahakan setiap pagi untuk memanaskan mesin, setidaknya hidupkan mesin tersebut selama 5-10 menit agar oli menyebar ke seluruh komponen mesin secara sempurna.
  2. Jangan sering menarik gas agar RPM tidak beraturan, usahakan untuk menjaga kestabilan RPM mesin.
  3. Usahakan untuk tidak kehabisan bensin. Intinya ruang didalam tangki bahan bakar tidak boleh kosong.
  4. Rutin mengganti oli apabila sudah waktunya.
  5. Cek oli gardan selama 3 atau 4 bulan sekali.
  6. Perhatikan kondisi Busi, Accu, Karburator (Apabila motor yang kamu miliki masih menggunakan sistem karburator).
  7. Periksa bagian CVT, Roller, Vanbelt, Kopling ganda, Kampas otomatis. Selain itu, jangan lupa untuk membersihkan permukaan CVT.
  8. Cek kondisi Shockbreaker depan dan belakang.
  9. Cek kondisi angin ban depan dan juga belakang.
  10. Tune-up apabila motor tersebut benar-benar sudah tidak enak lagi digunakan.

Dari 10 cara di atas, kamu harus benar-benar memperhatikan semuanya. Kenapa? Karena menurut kami, panduan di atas itu sangat penting untuk kesehatan motor.

Coba saja apabila kamu tidak memperhatikan salah satu diantaranya, maka kondisi motor yang kamu gunakan pun akan terasa tidak enak.

Selain itu, performa atau tenaga yang dihasilkan oleh mesin akan berkurang. Alhasil tenagapun tidak responsif seperti sebelumnya.

Cara Merawat Motor Matic

Jika diatas membahas seperti apa perawatan motor matic, nah untuk paragraf ini mari kita tuntaskan ulasan mengenai bagaimana cara merawat motor matic agar kondisinya tetap prima.

Perhatikan Timing Belt

Pada motor matic, Timing Belt adalah komponen penting dikarenakan fungsinya sama seperti rantai pada motor bebek, yaitu menggerakkan roda belakang yang disebabkan oleh tekanan mesin.

Dikarenakan fungsinya sangat penting, maka dari itu kamu harus memperhatikan kesehatan Timing Belt supaya kondisinya tidak keras.

Jika ternyata kondisi Timing Belt ini mengeras, maka hal tersebut bisa berdampak buruk terhadap motor. Salah satunya motor tidak bisa jalan.

Untuk mencegahnya, kamu bisa membeli Timing Belt baru di bengkel resmi, baik itu Honda, Yamaha ataupun Suzuki.

Perhatikan Oli CVT/Gardan

CVT merupakan bagian mesin motor matic yang fungsinya untuk memindahkan gigi transmisi secara langsung. Jadi cara kerja dari komponen ini adalah mengganti transmisi motor matic sesuai dengan tarikan gas ketika berkendara.

Setelah mengetahui fungsi utamanya, kamu harus benar-benar memperhatikan oli yang ada didalamnya. Lantas seperti apa caranya? Yaitu menggantinya secara berkala, minmal 3 atau 4 bulan ganti oli CVT/Gardan.

Perlu diingat, bagian ini cukup penting! Jika tidak, maka kondisi atau performa yang dihasilkan oleh motor matic yang kamu gunakan tidak akan sebagus seperti sediakala.

Teratur Mengganti Oli Mesin

Dalam perawatan motor matic, bukan hanya oli CVT saja yang harus kamu perhatikan. Namun oli mesinpun ikut diperhatikan.

Oli mesin berfungsi untuk melumasi seluruh komponen didalamnya. Jika kondisi oli sudah tidak memungkinkan, alangkah baiknya kamu harus menggantinya dengan yang baru.

Biasanya kalau untuk motor orisinil itu 2 sampai 3 bulan sekali, dilihat dari seberapa sering motor tersebut digunakan.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *