Pengertian Lensa

Anda ingin tahu apa sebenarnya pengertian lensa dan jenis-jenisnya? Saat masih kecil mungkin Anda pernah bermain menggunakan kaca pembesar untuk melihat benda yang berukuran kecil. Kaca pembesar ini menggunakan lensa agar bisa membentuk suatu bayangan.

Lensa dapat membiaskan cahaya, seperti halnya air, gelas, dan kaca. Contoh lainnya yakni kacamata.

Tentu Anda sudah tidak asing lagi dengan yang namanya kacamata. Kacamata adalah salah satu alat bantu pengelihatan bagi mereka yang menderita gangguan mata.

Pengertian Lensa dan Jenis-Jenis Lensa

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, ada banyak benda yang menggunakan lensa sebagai komponennya. Pengertian lensa yaitu kaca atau medium transparan yang sengaja dibentuk untuk tujuan tertentu dalam penggunannya.

Di antaranya seperti mengarahkan jalur cahaya, serta membelokkan cahaya di suatu fokus yang dituju. Sebuah lensa, secara tipikal dibuat dari potongan kaca yang memiliki dua permukaan bidang sama atupun berbeda.

Salah satu ataupun kedua permukaan lensa dihaluskan, lalu dipoles agar terbentuk simetri melengkung di sekitaran poros tengah. Sinar cahaya yang menembus bagian berbeda akan membuat lensa terbentur poros tengah lensa di sudut yang lainnya.

Sinar cahaya ini akan menembus kaca diberbagai kedalaman yang berbeda atau yang biasa disebut dengan refraksi. Hal ini bisa menyebabkan terjadinya sinar cahaya menjadi dibelokkan kebeberapa sudut berbeda.

Sehingga nantinya lensa ini bisa digunakan sebagai komponen untuk menciptakan berbagai alat optik. Komponen lensa ini sebenarnya adalah benda bening dan memiliki batas 2 buah bidang yang melengkung.

Kehadiran kedua bidang lengkung inilah yang membatasi lensa dengan bentuk silindris ataupun bola. Untuk komponen lensa silindris memiliki sifat memusatkan cahaya dari sumber titik yang jauh di suatu garis.

Sementara lensa dengan bentuk bola yang melengkung ke berbagai arah, lensa ini mampu memusatkan cahaya dari sumber jauh disuatu titik. Sesuai bentuknya, lensa ini dibagi menjadi 2 yaitu lensa cembung dan lensa cekung.

1. Lensa Cembung (Positif)

Lensa cembung adalah jenis lensa yang bagian tengahnya memiliki bentuk lebih tebal dibandingkan lensa di bagian tepi. Lensa ini memiliki sifat mengumpulkan cahaya (konvergen), serta terdapat 3 yang dimilikinya.

Yang pertama adalah lensa cembung ganda (bikonveks), di mana kedua permukaan lensa ini berbentuk cembung. Sementara jenis yang kedua, yakni lensa cembung datar atau (plankonveks) dengan bentuk permukaan berbeda.

Permukaan lensa ini salah satunya berbentuk cembung dan yang satunya lagi memiliki bentuk datar. Dan yang terakhir, yaitu lensa cembung cekungĀ  (konkaf konveks). Lensa cembung jenis ini memiliki bentuk permukaan yang satu cembung dan satunya lagi memiliki bentuk cekung.

2. Lensa Cekung (Negatif)

Lensa cekung merupakan lensa yang memiliki bentuk tipis di bagian tengah maupun tepian lensa. Lensa jenis ini memiliki sifat yang mampu menyebarkan cahaya (divergen) dengan 3 jenis lensa yang dimiliki.

Pertama, lensa cekung ganda (bikonkaf) yang kedua permukaannya memiliki bentuk cekung. Sementara lensa kedua yaitu lensa cekung datar (plankonkaf). Lensa ini memiliki bentuk permukaan yang satu cekung dan permukaan lainnya berbentuk datar.

Jenis lensa cekung terakhir, yaitu lensa cekung cembung (konveks konkaf) yang bentuk permukaannya berbeda. Di mana lensa ini memiliki bentuk dengan permukaan yang satu cekung dan permukaan lainnya berbentuk cembung.

Itulah beberapa penjelasan mengenai pengertian lensa dan jenisnya. Ada banyak alat yang memanfaatkan penggunaan lensa. Diantaranya seperti kacamata, mikroskop, kamera, teropong bintang, teleskop pantul, kaca pembesar, dan sebagainya.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *