Perbedaan Cerpen dan Novel

Cerpen dan novel adalah sebuah karya tulis fiksi yang memiliki banyak penikmat. Namun apakah kalian tahu apa perbedaan cerpen dan novel ?

Jika kalian belum mengetahuinya maka simaklah artikel ini. Jika kalian sudah tahu tetap simak artikel ini karena artikel ini lebih lengkap dan jelas.

Pengertian Cerpen dan Novel

1. Cerpen

Cerpen disebut juga dengan cerita pendek, dapat berupa prosa atau suatu cerita naratif yang merupakan karya fiksi dengan isi yang sangat padat.

Karena isi cerpen yang sangat padat maka cerpen hanya menampilkan masalah yang sedang dihadapi tokoh dan cara menyelesaikan masalah tersebut saja.

Tema pada cerpen biasanya hanya mengupas masalah yang sederhana dengan alur yang sederhana pula dan dengan ruang gerak yang terbatas atau sempit.

Tema sendiri adalah suatu gagasan pokok atau ide pikiran tentang suatu hal. Sedangkan alur adalah urutan cerita yang ada di dalam cerpen maupun novel.

Alur dibagi menjadi beberapa macam yaitu :

  • Alur maju -> alur dengan ceritanya ditulis secara runtut dari awal hingga akhir.
  • Alur mundur -> alur dengan cerita yang dimulai dengan penyelesaian terlebih dahulu.
  • Alur campuran -> alur yang merupakan gabungan dari kedua alur tersebut. Dimana cerita diawali dengan klimaks yang kemudian melihat lagi masa lalu atau masa lampau dan diakhiri dengan suatu penyelesaian.

Di dalam cerpen hanya terdapat beberapa tokoh yang akan muncul biasanya antara 4 – 6 tokoh saja dan dengan penokohan yang langsung terarah, singkat, dan jelas atau tidak bertele -tele.

Penokohan sendiri adalah suatu cara yang dilakukan oleh pengarang agar ceritanya dapat tersampaikan melalui para tokoh yang ada di dalam cerita tersebut.

Cerita pada cerpen tidak dapat merubah nasib tokoh pada akhir cerita, karena memang cerpen itu pendek.

Latar cerita pada cerpen meliputi wilayah geografis yang sempit. Di dalam cerpen terdapat latar waktu, latar cerita, dan latar suasana yang tidak dijelaskan secara detail.

Cerpen biasanya terdiri dari satu konflik atau satu permasalahan dengan satu klimaks atau satu puncak cerita pula.

Konflik sendiri adalah masalah yang akan dihadapi tokoh utama. Terdapat dua konflik yang biasa digunakan di dalam cerpen maupun novel yaitu :

  • Konflik batin -> konflik pribadi yang disebabkan oleh adanya dua atau lebih keinginan yang saling bertentangan dan menguasai diri tokoh tersehut sehingga dapat mempengaruhi sikap, perilaku, dan tindakan tokoh.
  • Konflik fisik -> konflik yang dapat menimbulkan kekerasan fisik seperti berkelahi.

Biasanya jumlah kata pada cerpen kurang dari 20.000 kata (< 20.000 kata) dan hanya menceritakan kehidupan para tokoh yang cukup penting saja.

2. Novel

Novel adalah salah satu karya fiksi prosa yang umumnya ditulis secara naratif sehingga menghasilkan suatu cerita yang kompleks dan sangat luas.

Karena isi novel yang kompleks dan sangat luas maka novel akan menceritakan kisah hidup seorang tokoh secara rinci lengkap dengan permasalahan yang terjadi serta bagaimana cara menyelesaikan masalah tersebut.

Tema pada novel biasanya mengupas cerita lebih kompleks dan lebih rumit dengan alur yang rumit pula dan dengan ruang gerak yang tidak terbatas atau sangat luas.

Lain halnya dengan cerpen, di dalam novel akan ada lebih banyak tokoh yang muncul yang akan diungkap secara perlahan – lahan pada setiap bagian cerita. Biasanya terdapat belasan tokoh pada novel.

Penokohan pada novel biasanya ada dua cara yaitu :

  • Langsung -> dimana penulis akan menceritakan secara langsung bagaimana karakter tokoh tersebut dengan kalimat yang jelas.
  • Tidak langsung -> dimana penulis akan menceritakan dengan menggunakan maksud tersirat yang terlihat dari beberapa sikap tokoh tersebut kepada tokoh lainnya sehingga pembaca dapat menyimpulkan sendiri karakter dari tokoh itu.

Cerita pada novel dapat merubah nasib tokoh pada akhir cerita. Latar cerita pada novel meliputi wilayah geografis yang luas. Di dalam novel terdapat latar waktu, latar cerita, dan latar suasana yang sangat jelas diceritakan secara detail.

Novel biasanya terdiri dari beberapa konflik atau beberapa permasalahan dengan beberapa klimaks atau beberapa puncak cerita pula.

Biasanya jumlah kata pada novel lebih banyak dari cerpen yaitu lebih dari 20.000 kata (> 20.000 kata) dan menceritakan kehidupan para tokoh dengan lebih luas atau banyak.

Semakin banyak tokoh maka semakin banyak pula jumlah kata yang digunakan untuk merangkai kalimat menjadi sebuah cerita yang panjang.

Perbedaan Cerpen dan Novel

Berikut tabel perbedaan cerpen dan novel yang kami dapat dari Yuksinau.id:

Perbedaan Cerpen dan Novel
PembedaCerpenNovel
PengertianCerpen disebut juga dengan cerita pendek, dapat berupa prosa atau suatu cerita naratif yang merupakan karya fiksi dengan isi yang sangat padat.Novel adalah salah satu karya fiksi prosa yang umumnya ditulis secara naratif sehingga menghasilkan suatu cerita yang kompleks dan sangat luas.
TemaMengupas masalah yang sederhana.Cerita lebih kompleks dan lebih rumit.
AlurAlur sederhana dengan ruang gerak yang terbatas atau sempit.Alur rumit dengan ruang gerak yang tidak terbatas atau sangat luas.
TokohHanya beberapa tokoh yang muncul.Lebih banyak tokoh yang muncul.
PenokohanLangsung terarah, singkat, dan jelas.Diungkap secara perlahan – lahan pada setiap bagian cerita.
Perubahan Nasib TokohBiasanya nasib tokoh tidak akan mengalami perubahan pada akhir cerita.Biasanya nasib tokoh akan mengalami perubahan pada akhir cerita.
LatarMeliputi wilayah geografis yang sempit.Meliputi wilayah geografis yang luas.
KonflikSatu konflik atau permasalahan dengan satu klimaks atau puncak cerita.Beberapa konflik atau permasalahan dengan beberapa klimaks atau puncak cerita juga.
Jumlah KataBiasanya lebih sedikit dari 20.000 kata (< 20.000 kata).Biasanya lebih banyak dari 20.000 kata (> 20.000 kata).
CeritaMenceritakan kehidupan para tokoh yang cukup penting saja.Menceritakan kehidupan para tokoh dengan lebih luas atau banyak.
ContohCerpen banyak ditemukan dan dibikin sendiri.Novel dilan 1990, dilan 1991, dan milea karya pidi baik.Novel bumi, bintang, bulan, matahari, pulang, pergi, hujan karya tere liye.Dan masih banyak lagi contohnya.

Demikian yang dapat kami sampaikan mengenai perbedaan cerpen dan novel beserta dengan penjelasan dan pengertiannya.

Jika anda ingin membuat karya berupa cerpen atau novel kami sarankan agar anda memahami terlebih dahulu struktur dari keduanya. Agar karya anda dapat diterima dan dinikmati oleh masyarakat luas.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat. Terima kasih 🙂

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *